Sehat Jasmani dan Rohani dengan “4 MA”

Sehat jasmani dan rohani,  siapa yang tidak mau coba kawan?  sehat jasmani saja namun tidak dengan rohaninya maka akan menjadi manusia yang tidak terarah bahkan buruknya lagi mungkin ia akan sakit jiwa.  Sedangkan sehat rohani tapi tidak dengan jasmaninya pun kurang baik,  karena akan menghambat dirinya dalam melakukan aktifitas sehari-harinya dalam rangka mencari keridhoannya.  Jadi yang paling bagus mana menurut kawan-kawan  semua?

Yap,  pastinya sehat jasmani yang di iringi sehat rohani juga.

Lalu bagaimana caranya jika kita mau mendapatkan keduanya? gampang kawan.  Di sini aku mau memberi salah satu cara agar kita bisa sehat jasmani dan rohani juga, yaitu dengan rumus 4MA.

nah,  kawan-kawan pasti bertanya dan penasaran apa sih yang dimaksud 4MA di sini?!

Bukan 4 Master Agama yah hehe,  tapi aku yakin kalau 4MA ini dikuasai,  Insya Allah jadi Master Agama hehe amiinn

Jadi yang di maksud dengan 4MA di sini adalah kependekan dari:

M yang pertama Membaca al-Quran

M yang kedua Menghafal al-Quran

M yang ketiga Memahami al-Quran

M yang keempat Mengamalkan al-Quran

kenapa harus 4MA?

Karena di dalam al-Quran surat al-Isra ayat 82 disebutkan bahwa:

“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.  (QS. Al Isra: 82).

Menurut Hamka dalam Tafsir al-Azhar, tegas ayat ini bahwa di dalam Al-Quran ada obat-obat dan rahmat bagi orang yang beriman. Banyak penyakit yang bisa disembuhkan oleh Al-Quran. Dan memang banyak penyakit yang menyerang jiwa manusia, dapat disembuhkan oleh ayat-ayat Al-Quran. Kesombongan adalah penyakit. Maka kalau dengan seksama dibaca ayat-ayat yang menyatakan kebesaran dan kekuasaan ilahi, akan sembuhlah penyakit sombong itu. Kita akan insaf bahwa kita ini hanya makhluk kecil yang berasal dari setitik mani. Hasad atau dengki adalah penyakit. Maka kalau kita baca ayat-ayat yang menerangkan bahwa perbedaan bawaaan bakat manusia tidak sama, namun sebahagian tetap memerlukan yang lain, berangsurlah hilang penyakit dengki itu. Sungguh banyak penyakit jiwa dapat disembuhkan oleh ayat-ayat Al-Quran. Penyakit putus asa, malas, bodoh, mementingkan diri sendiri, rasa tamak, “mata keranjang” dan sebagainya.

Ulama-ulama tafsir kadang-kadang menyebut juga bahwa penyakit badan pun bisa disembuhkan dengan ayat-ayat Al-Quran sampai ada ditulisi ayat-ayat Al-Quran dan digantungkan di tubuh. Penyakit di badan di obat dengan obat biasa. Tetapi penyakit di jiwa dengan apa diobat kalau bukan dengan resep yang mengenai jiwa pula. Sebab itu ahli psichosomatik dapat menyelidik dan mengobat penyakit pada tubuh kasar dengan terlebih dahulu mengobati kekecewaan jiwa tadi.

Ahli-ahli kejiwaan Islam, seumpama Imam Ghazali, Ibnu Hazm, Ibnu Maskawaihi, Ibnu Sina, Ibnu Taimiyah dan lain-lain banyak membicarakan ilmu Thibb ar-ruhani – ketabiban rohani itu. Ahli psichosomatik di Indonesia, yaitu Prof. Dr Aulia yakin bahwa apabila seorang sakit benar-benar kembali kepada ajaran agamanya, amat diharap sakitnya akan sembuh. Beliau berpendapat bertapa besar pengaruh ajaran Tauhid, yang mengandung iklas, sabar, ridha, tawakkal dan taubat, besar pengaruhnya mengobat sakit merana jiwa seorang Muslim. Dan beliau juga amat menganjurkan berobat dengan sembahyang dan doa. Orang Kristen pun disuruhnya taat dalam agamanya.

Keuntungan mengamalkan 4MA sampai kita bisa sehat jasmani dan rohani, itu baru salah satu keuntungannya aja.  Masih banyak lagi keuntungan dan keistimewaan yang akan kita dapatkan jugamenjadi pengamal 4MA.

Untuk kawan-kawan yang ingin sekali mengamalkan 4MA ini, tapi bingung harus nyari lingkungan yang seperti bagaimana dan dimana,  bisa coba silaturahmi ke Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid yang terletak di Jln.  A. H.  Nasution Ponpes Terpadu Ar- Raaid Gang Kujang kp. Cisalatri rt 04/05 kelurahan cipadung kec.  Cibiru.  karena disana,  kawan-kawan bisa menemukan salah satu program selain program bahasa dan kitab kuning yaitu program tahfidz Quran yang diharapkan selain membaca dan menghafal juga memahami dan mengamalkan isi al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.

tidak ada kata terlambat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.  tua ataupun muda, senggang ataupun sibuk keadaan kawan-kawan semua bukanlah penghalang untuk tetap bersemangat menjadi pengamal rumus 4MA.

Insya Allah diartikel selanjutnya,  Saya akan berbagi keutamaan menghafal al-Quran ataupun hal-hal lainnya seputar al-Quran.

Salam perubahan untuk menggapai cinta-Nya

Ustadzah Fithria Khusno Amalia, S. Ag.

(Pengajar Tahfidz al-Quran Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *