Cara Mengatasi Demam Panggung

Siapa yang tidak nervous? Semua orang pasti mengalami hal tersebut. Misalnya ketika melakukan sesuatu yang baru, tapi masih merasa ragu. Atau berbicara di hadapan umum baik di hadapan teman atau orang banyak. Tapi bagi yang sudah terbiasa berbicara di hadapan umum mereka merasa santai dan tidak nervous.

Pada kesempatan kali ini akan membahas “bagaimana cara mengatasi rasa nervous?”. Sebelum pada intinya,kita membahas dahulu apa itu istilah nervous. Nervous dapat diartikan sebagai rasa “gugup” atau rasa “takut”. Rasa ini timbul ketika ingin mengatakan sesuatu namun sangat sulit, mungkin karena takut salah menyampaikannya ataupun khalayak tidak mengerti apa yang dibicarakannya.

Apa saja langkah-langkah agar tidak merasa nervous? Langsung simak saja langkah-langkah berikut ini:

  1. Luruskan Niat

Meluruskna niat seperti merupakan cara sederhana untuk mengatasi rasa gugup yang dialami di depan panggung.

  1. Kenali Para Khalayak

Sebelum berbicara di depan umum, kita perlu mengenali dulu siapa khalayak kita. Kita perlu tahu rata-rata usia mereka, tingkat pendidikan, proporsi laki-laki atau perempuan, hingga minat mereka. Dengan mengetahui para khalayak membuat kita lebih siap membuat materi yang sesuai dengan para khalayak.

  1. Biasakan Rehearse sebelum tampil

Dengan melakukan Rehearse atau gladi resik di sebuah tempat tenang membuat lebih siap dalam menyampaikan materi.

  1. Senyum, Sapa,Sanjung (3S)

Pastikan kita memberikan senyuman yang indah untuk para khalayak, lalu memberikan sapaan yang memukau, lalu setelah itu sanjung para khalayak. Hal ini membuat pembukaan lebih bermakna. Ingat,3 menit pertama merupakan segalanya dalam Public Speaking.

Nah itulah langkah-langkah agar kita tidak merasa gugup atau takut. Lakukan secara perlahan namun pasti. Dengan begitu kita tidak merasa hal nervous tersebut. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu.

Aldi Rapjansani

(Mahasantri Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid Sekaligus Pengurus Bidang Administrasi & Mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Jurusan Ilmu Komunikasi Jurnalistik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *