Mengamalkan Karakter Baik Rasulullah SAW Melalui Peringatan Maulid Nabi

Zaman Jahiliyah, merupakan zaman kebodohan. Mengapa disebut zaman kebodohan? Pada saat itu banyak orang-orang yang berperilaku semaunya. Mereka saling membunuh, merampok, memperkosa wanita, membunuh bayi yang baru lahir, dan yang lebih parah menyembah berhala.

Selang beberapa tahun lahirlah seorang Nabi akhir zaman dari seorang wanita, yaitu Siti Aminah istri dari Abdullah bin Abdul Muthalib lalu diberi nama Muhammad.

Pada kelahiran Nabi bertepatan dengan peristiwa penyerangan Ka’bah yang akan dihancurkan oleh Raja Abrahah, Allah melindungi Ka’bah dengan mengutus Burung Ababil sembari membawa batu bara yang panas berasal dari Neraka. Ketika Raja Abrahah beserta bala tentaranya yang membawa gajah tepat berada di depan Ka’bah, sontak mereka kocar-kacir diserang oleh Burung Ababil dengan menjatuhkan batu bara yang panas.

Nah, pada saat itu dinamakanlah Tahun Gajah bertepatan hari lahir atau maulidnya Nabi Muhammad SAW. Lalu, Umat Islam diseluruh dunia selalu memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Pada kesempatan kali ini, Mahasantri Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid akan melaksanakan peringatan Maulid Nabi loh. Menurut dari Kang Azmi Ardiyansyah sendiri, selaku Ketua Pelaksana, tema kali ini “Tak Bosan Menjadi Karakter Baik dan Kuat serta Kerja Keras untuk Mengupayakan Bersih Hati Melalui Peringatan Nabi” yaitu diambilnya suri tauladan atau karakter yang baik dari Nabi Muhammad SAW.

Dalam acara kali ini, tak lupa dimeriahkan oleh Hadroh Modern Ar-Raaid, Syarhil Qur’an, dan juga Nasyid Voice. Terlebih lagi, akan ada penceramah dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Auliya yaitu Syaikhuna KH. Ahmad Zaini. Beliau merupakan seorang guru dari Ustadzah Euis Susilawati, Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Ar-Raaid.

Semua mahasantri juga ikut terlibat dalam memperingati acara Maulid Nabi ini. Baik dalam berupa materil, tenaga, dan pikiran yang terkuras. Dengan begitu semua ikut berpatisipasi dalam acara tersebut.

Dengan diadakan acara Maulid Nabi diharapkan esensi dari memperingati Maulid Nabi ini kita dapatkan keberkahan, kemudahan disetiap urusan dan juga mengamalkan dari setiap karakter yang luas biasa dari Nabi Muhammad SAW.

2 Comments

  1. Artikel ini sangat bagus sekali.. Sangat menginspirasi kita terutama dalam memperingati Maulid Nabi SAW. Semoga kita ada didalam Syafaatnya Nabi Muhammad SAW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *